Apa Saja Dampak Negatif atau Positif Ketika Anak Mengikuti Lomba?

Dampak Positif dan Negatif Anak Ikut Lomba

themedium.net - Assalaamu'alaikum mak. Apa kabarnya hari ini? sudah masak apa saja mak jam segini? hee.. Sekedar sedikit berbagi cerita dan pengalaman aja ini mak, siapa tahu bisa diambil manfaat bagi emak-emak muda atau lebih keren disebut mahmud (mamah muda)..hee
Yap,kemarin memang anak kami baru saja mengikuti lomba tahfidz,kebetulan jadi perwakilan TKnya. Dan biidznillah meraih juara 1🥰.Ini ketiga kalinya anak kami mengikuti perlombaan tahfidz ya,selain lomba mewarnai juga yg sering diikutin.
Kalo lomba mewarnai???
Alhamdulilah juara BERANI😊

Jaman now pro kontra pastinya,,
“Nggak usah lah lomba-lomba an.Kan anak pintarnya sendiri2”
“Itu sih ajang bangga2an orang tuanya aja ya”.
Wokeh,
Izinkan emaknya ini memberi sedikit opini ya😊.Trus juga buat mengingatkan diri saya sendiri.

Apa sih tujuan kami(orangtua) ngikutin anak kami lomba?bisa dibilang POSITIFnya lomba😌

Dampak Positif Anak Mengikuti Lomba

☘️Belajar PERCAYA DIRI

Sudah jelaslah ya,jadi kalo anak dah mau ikut lomba&tampil itu bisa dipastikan si anak BERANI.Disini kepercayaan dirinya terus diasah.

☘️Belajar BERKOMPETISI secara POSITIF
Tahukan jaman sekarang???ada aja orang yang bersaing secara tidak sehat.Menggunakan segala cara yang tidak benar baik dalam agama ataupun moral.Nah dengan ikut lomba anak jadi TERBIASA untuk meraih prestasi dengan cara yang BENAR👍

☘️Memberikan PENGALAMAN dan MENINGKATKAN KUALITAS DIRI.
Tentu saja kalau ikut lomba dapat pengalaman.Jadi tahu kondisi tempat kita ikut lomba, bertemu banyak orang, dan lain-lain.Kalau saya sih dengan suami jadi dapet pengalaman banyak juga🤣.Sudah liat tipe-tipe orangtua yang ikut lomba,ada yang mengapresiasi meski anaknya kalah.Ada juga yang merasa kurang dengan prestasi anaknya karena nggak juara 1.Pengalaman lainnya, alhamdulilah kami dapat masukan positif dari para juri atau para orangtua.Lucunya kemarin sebelum pengumuman  lomba kami sudah tahu anak kami juara😂.Sebab salah satu juri berbincang dengan suami saya ”Ini anak bapak ya?bacaannya bagus.Selamat ya juara 1”.Itu sih ngomongnya ditempat yang sepi jauh dari keramaian.Karena kebetulan suami dan juri berdiri berdampingan melihat pentas anak-anak SDIT dari lantai 2.Untuk kualitas diri,kamipun jadi bisa mengukur sudah sejauh mana kemampuan bacaan anak kami.Karena kriteria lomba tahfidz memang di makhrojul huruf dan lancarnya bacaan yang menandakan ia hafal.kalau dari lomba mewarnai,anak kami pernah bertanya”Koq mbak haura nggak menang ya bu?”suami komentar”Ya kalo nggak menang,berarti harus berlatih lagi gimana caranya supaya bisa menang.Begitulah yang namanya perlombaan”.Dan yap saya akhirnya mencari tahu juga dimana point kekurangan anak kami dalam mewarnai.Lewat teman pengajian saya semasa kuliah dijogja.Teman saya ini sekarang jadi pegawai negri GURU KESENIAN.Alhamdulilah dari hasil sharing dengannya saya jadi tahu kekurangan anak kami belum adanya tehnik mewarnai.Setelah tahu,apakah anak kami juara mewarnai???Jawabnya BELUM YA😁.Karena anak kami masih merasa lebih nyaman dengan cara dia mewarnai sendiri dibanding cara yang saya ajarkan😁.Nah kalau begini kembali ke point diman anak mengikuti lomba agar dia merasa FUN. 

☘️BELAJAR KALAH

Teringat dulu pertama kali anak kami ikut perlombaan agustusan yang kita kenal memperingati HUT RI.Dia sedih karena nggak menang lomba apapun.Sedangkan kakak-kakak sepupunya meraih juara lebih dari satu.Ya,tugas sayalah membesarkan hatinya sebagai orang dewasa untuk menyadari kesedihannya dan menerima kekalahannya.

☘️Membantu Menilai KEKURANGAN dan KELEBIHAN DIRI

Lagi-lagi teringat kesedihan anak. Saya katakan kepadanya”nggak apa-apa mbak haura punya kelebihan sendiri.Mbak haura kalo lombanya hafalan surat,doa-doa dan tilawati insyaallah menang”.

Selang beberapa bulan anak kami mengikuti lomba tahfidz kategoru PAUD untuk pertama kalinya di usia 4,5 tahun.Alhamdulilah anak kami meraih juara 1.


Dampak Negatif Anak Mengikuti Lomba




Nah sekarang sudah tahu positifnya anak mengikuti perlombaan.Lanjut lagi ke negatifnya ya. Apa sih negatifnya?Pemicu dampak negatif ini ternyata bisa berasal dari ORANGTUA loh!Koq bisa ya?Yup,orangtua perlu berhati-hati karena biasanya ambisi pribadi orangtua terlibat di dalamnya. Begitu inginnya orangtua agar anaknya memenangkan perlombaan sehingga menuntut anak untuk menjadi pemenang lomba.

Dari sini perlombaan menjadi dampak yang negatif bagi anak, karena secara mental anak memperoleh beban dan tekanan dari orangtua. Apalagi jika kemudian si anak tidak memenangkan perlombaan dan tidak memperoleh satu piala pun, yang membuat orangtua menyalahkan si anak, baik langsung maupun tidak langsung orangtua menunjukkan rasa kecewa.

Jika hal tersebut terjadi, maka akan membuat anak menjadi rendah diri yang kemudian lambat laun akan membuat si anak meyakini bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan untuk dibanggakan kepada orangtuanya.

Pemicu dampak negatif lainnya bisa berasal dari si anak sendiri. 

Terkadang ada juga anak yang tidak dapat menerima kekalahan, dalam hal ini diperlukan kedewasaan orangtua dalam memberikan pengertian kepada anak bahwa menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam tiap perlombaan. Tetaplah memberikan semangat dan dukungan agar anak tidak mudah menyerah dan patah semangat dalam menghadapi kekalahan.

Gimana nih parents?Dari hal-hal tersebut menandakan bahwa faktor ORANGTUAlah yang menjadi penentu dari dampak negatif atau positif lomba-lomba yang akan diikuti oleh anak. 


Kalau kami sih yes, untuk tetap mengikutsertakan anak kami lomba. Karena dampak positifnya yang begitu banyak.Kalaupun ada yang negatif sebagai orangtua tinggal kita luruskan lagi saja niatnya ya🤗Tetap dukung dan semangati  anak kita ya parents. Sejatinya setiap anak adalah JUARA di HATI orangtuanya❤️

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1KDV4zZqM-j5YhxEw1nepofyLoRHvp2Mp


No comments for "Apa Saja Dampak Negatif atau Positif Ketika Anak Mengikuti Lomba? "