Resep Pempek Pistel/Pastel/Kates khas Palembang

Assalamualaikum kawan,

Bagaimana kabarnya di hari ketiga belas ramadhan?

Semoga tetap diberi nikmat sehat dan waktu longgar untuk beribadah ya.


Hari ini emak mau berbagi resep yang sudah di request sama beberapa teman emak.


Yaitu RESEP PEMPEK PISTEL
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1iIMWYQNmQbt9eR7HOLKaZAu7srC891np


Ini adalah salah satu jenis pempek yang khas dipalembang. Pempek yang bentuknya dipilin seperti pastel dengan isian pepaya muda. Pempek pistel juga sering disebut dengan pempek kates di kota asalnya. Kates dalam bahasa palembang memiliki arti pepaya.
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1eT2SShDhLcappA-qS-Q_bEAMk-_Pyx8T


Emak akhirnya membuat juga pempek ini, karena sudah terlalu rindu dengan pempek. Rindu yang memuncak tapi terhalang ditengah wabah. Sebab wabah membuat suami tidak bisa membeli ikan tenggiri giling dan udang giling seperti biasanya.


Terpaksa akhirnya membuat pempek pistel sebagai obat rindu.

Why?

Pempek pistel dibuat tanpa menggunakan ikan. Adonan ikan diganti dengan tepung terigu yang dibentuk dengan penambahan air panas mendidih mendekati tekstur ikan giling.


Nama lain pempek tanpa ikan ini adalah pempek dos. Sebenarnya pempek dos selain pepaya muda bisa diisi dengan telur, tahu, atau rebon ya. Bisa juga dibentuk lenjer saja.


Namun emak tetap memilih pilihan isi pepaya. Karena jika isian pepaya diserut dicampur dengan bumbu yang sudah ditumis sebelumnya. Rasa isian yang gurih  menjadi sangat pas  dipadu dengan pempek yang netral. 


Apalagi setelah kawan memakannya dengan cuko. Wah rasa manis, asam dan gurih menjadi satu.


Pempek pistel ini bisa jadi alternatif lain ditengah pandemi. Dimana beberapa orang merasakan situasi yang sulit. Harga ikan mungkin menjadi terasa sangat mahal. Beberapa daerah pun sangat kesulitan mendapatkan ikan yang tekstur dan warnanya cocok untuk menghasilkan pempek yang putih, gurih dan kenyal.
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1TLLMV0rYBtylIMwRk0KTrYUejwzZWVXR


Resep pempek pistel yang emak pakai ini perpaduan beberapa resep yang sudah layak untuk dipakai. Beberapa ada yang emak rubah dan tambahkan sesuai selera.

Kawan juga boleh kok mencoba-coba resepnya lagi sesuai dengan selera kalian.


Untuk pempek dos emak menggunakan resep ibunya chef farah quin.

Kenapa emak pilih resep ini diantara resep lain?

Karena emak melihat keunikan penggunaan tepung beras di resepnya. Produk yang menggunakan tepung beras biasanya menghasilkan tekstur yang elastis dan kenyal.


https://drive.google.com/uc?export=view&id=1AlSsOsKKDv3ZRUpbhy1kP6vqH2MMfpHX


Lalu penggunaan tepung terigu dengan perbadingan 1:2 dengan tepung tapiokanya. Sudah bisa diprediksi oleh emak bahwa hasilnya akan kenyal dan lembut.
https://drive.google.com/uc?export=view&id=106pT5hXj2N-UCeJR13m7i-_p0dXwrqbU

Penggunaan telurnya pun termasuk lebih irit ya kawan. Hanya menggunakan satu butir telur saja.


PEMPEK PISTEL

Resep by : ibunya farah quin dan fah umi yasmin

Recook by : mommy haura
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1mC1bNYf82qwbiZO2cxHlKLr1F5_GxiAD


🌼 Bahan isian pistel :


300 gr pepaya muda parut

4 siung bawang putih

Lada bubuk secukupnya

1 sdm udang rebon

1/2 sdt garam halus

3 sdm gula pasir 

2 sdm santan kara (saya tidak pakai)


🌼 Cara membuat :


Panaskan minyak, tumis bumbu halus  dan udang rebon hingga harum. Masukkan pepaya muda dan bahan lainnya. Aduk hingga pepaya lembut dan agak kering. Tunggu isian dingin dan siap digunakan.



🌼 Bahan pempek :


250 gr tepung terigu

5 sdm tepung beras

2 sdm garam

Kaldu bubuk secukupnya (saya skip)

800 ml air panas mendidih

1 butir telur

2 sdm minyak goreng

500 gram sagu tani (tepung tapioka/aci)


🌼 Cara membuat :

1. Campurkan terigu, tepung beras dan garam di dalam wadah. Tambahkan air panas mendidih pada adonan, aduk rata dengan menggunakan centong nasi. 
2. Setelah adonan hangat tambahkan telur dan minyak goreng. Lalu uleni dengan tangan hingga rata.
3. Masukkan sagu, uleni hingga rata dan siap dibentuk. 
4. Bentuk pempek seperti mangkok, ambil 1 sdt isian pepaya muda lalu masukkan ke dalam adonan pempek. Rekatkan lalu pilin seperti membuat pastel.
5. Setelah pempek dibentuk dan diisi pepaya muda, segera masukkan ke rebusan air yang sudah mendidih. Sebelumnya air mendidih sudah ditambahkan 2 sdm minyak goreng.
6. Rebus pempek hingga mengapung dan mengembang. Bagian tengah pempek yang sudah melembung menandakan sudah matang.
7. Angkat pempek dari air rebusan, tiriskan dan dinginkan.
8. Untuk penyajian : goreng pempek pistel, lalu sajikan dengan cuko. 


Hasil jadi : kurang lebih 45 buah pempek pistel berukuran 30 gram


Fantastis hasil rasanya mirip sekali dengan pempek yang dijual mamang-mamang dengan harga murah meriah. Hee


Untuk tekstur pempek pistel ini juara kenyal dan lembutnya dibanding yang dijual mamang-mamang. Hee


Rasanya gurih dan enak karena pemakaian udang rebon. 
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1m2sUbZm-XV-0yzjo5FfuYUV59s1fiBk4

Semakin juara dengan cuko pempek ala simboknya emak. Hehe. Silahkan lihat disini ya untuk resep cukonya kawan http://www.themedium.net/2020/05/resep-cuko-pempek-ala-si-mbok-sri.html


Nah, meski emak dulu kalau dapat pempek pistel paling nggak suka (alias sayurannya dikeluarin terus makan pempeknya saja. Hihihi). Anak-anaknya emak malah suka banget. Ludes dengan segera pempek pistel buatan emak.


Mereka nambah berkali-kali pakai cuko yang tidak pedas. Khusus emak buatkan dengan skip cabai rawitnya. 


Alhamdulilah pemyemangat si sulung yang tahun ini belajar puasa penuh. Tentunya tambahan pepaya muda ini bergizi juga ya buat mereka.heehhe


Penambahan udang rebon bisa diartikan sebagai protein hewani. Hehe. 

Atau bisa juga kawan buatkan pilihan pempek dos dengan isi telur ayam kocok atau telur puyuh yang sudah direbus. Sesuai selera saja ya.


Ok cukup sekian ya kawan berbagi resep emak kali ini.

Sampai jumpa lagi di resep yang lainnya.








No comments for "Resep Pempek Pistel/Pastel/Kates khas Palembang"