Behind The Scene Food Photography dengan Handphone (Tema ke-1)

Halo teman-teman

Lama sekali mommy nggak menulis ya?

Maafkan ya karena kesibukan jualan pempek pistel selama pandemi. Ditambah tugas-tugas lain yang nggak ada habisnya.


Kembali mommy akan bercerita selama tujuh hari tentang ilmu yang didapat di kelas foto teh ina.

Akhirnya ya,

Setelah dua bulan mommy skip kelas foto. Karena puasa dan lebaran. Mommy merasa nggak sanggup membagi waktunya.


Mulai dari puasa yang harus menyiapkan bukaan, persiapan shalat tarawih hingga sepuluh malam terakhir itikaf.

Saat mendekati lebaran pun tak bisa, selain sibuk itikaf juga mempersiapkan rumah dan makanan. Ditambah adanya himbauan untuk tidak mudik.


Meski kami masih muda, tetap saja ingin rumahnya apik dan resik jaga-jaga kalau ada tetangga bertamu.


Alhamdulilah semua sudah terlewati.

Sebenarnya mommy belum siap ikut kelas food ya. Karena mommy merasa belum punya property yang mumpuni.

Nggak punya perabot-perabot cantik juga alas foto&background yang apik-apik ala fotografer profesional. Hahahaha


Ditambah lagi ini akhir bulan

Uang belanja sudah mepet...

Mepet sekali ya kan?

Kalau motret makanan pasti kita harus modal makanannya. 

Darimana??

Ya beli, beli nggak mungkin satu teman-teman. Ada pasukan mengantri dirumahku minta makanannya.hahahaha


Mau irit??

Buat jalan keluarnya, tapi dua hari mommy bebuatan. Badan rasanya pegel, capek juga. Hahahah

Tapi lumayan jadi cepet tidurnya pules.hihihihi.


Namun tetap saja mommy cuma punya pilihan kelas food. Karena kelas expert

Sudah full teman-teman. Akhirnya siap nggak siap. Mommy memilih untuk tetap MENERIMA bahwa ikut kelas food saat ini adalah WAKTU yang PALING TEPAT. Terima lah qodar ini. Hee


Nah dikelas food ini langsung yang menilai adalah Teh Ina Ghassani. Dimana masukannya benar-benar detail. Sharingnya total baik dalam berbagi tips dan memberi “pakem” dalam food photography.


Hari pertama di share lah tentang ilmu food photography. Masya allah ilmunya makin bertambah. Ada yang namanya komposisi/konsep dalam food.


Jadi foto kita itu ada ceritanya juga, nggak melulu cuma makanan yang jadi objek utama. Baru aku tahu fungsi pritilan di foto-foto majalah makanan. Nggak cuma buat hiasan ya itu, tapi itu ada CERITANYA.


Langsung ke tema hari pertama,

BREAKFAST

In bright mood photography


Apa itu bright mood?

Mommy sendiri baru tahu ya, kemarin belajarnya cuma high dan low key photography.


Ternyata bright mood ini ya fotonya terang, tapi masih ada gelap-gelapnya sedikit. Yah mommy juga belum terlalu bisa ngepasin tonenya ya. Bingung soalnya,

Mungkin nanti bisa kalau sudah ikut kelas HIGHLIGHT alias pencahayaan.


Hari pertama masih deg-degan

Motret aja dredeg. Hahahaha

Liat teman-teman yang lain pas setoran pada bagus-bagus.

Mood juga masih tengah-tengah.

Tapi semangat tetap membara karena tahu kalau ditumpuk ku tak akan sanggup. Hahahaha.


Karena mommy masak dulu jadilah fotonya nggak bisa pagi ya friends. Siang yang panas menyengat barulah mommy bisa motret. Dengan segala persiapan menata kanan kiri depan belakang. Hahaha.


Beginilah hasilnya

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1OM0q_oFZ2jjxhCORbbnmKF3pBaws9Idd


Dan ya mommy kurang sreg dengan hasilnya. Malamnya teh ina baru bisa mengoreksi atau kurasi fotonya kita. Ya, teh ina super sibuk belajar dan mengurus kelas yang lainnya.


Benar saja hasilnya, foto mommy terlalu silau di bawang. Hiks. Karena memang efek motret di gudang yang atapnya bening.jadilah silau dimana-mana. Huhhh
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1tSLtPlbsUr5rSmfwa-UN3RrzJpsRdX4U


Its ok, sedih kecewa

Rasanya minder foto yang lain bagus-bagus. Tapi itulah belajar, harus bisa bangkit lagi.


Besoknya mommy motret lagi deh nasi bakar(emang masih ada?)

Masihlah, hahahah.

Tidak boleh makan nasi bakar dulu selagi belum lolos. Nasi bakarnya juga semalam disimpan dikulkas. Paginya dihangatkan kembali


Tinggal mommy saja yang harus tahan jika si sulung terus-terusan bilang “Ibu mau nasi bakar”. Hahahha


Akhirnya mommy kembali jepret-jepret

Dan inilah hasil perbaikannya.

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1fPDRuAIOXd8YkWD6_udQkPLXxCnsLeDf


Malamnya menantikan kurasi sambil menyiapkan tema kedua. Belilah telur dan ragi.

“Mau buat apa?”

Hmhhhh

Di part selanjutnya teman-teman bakal tahu ya. Hehehe


“Bagaimana? Jadi ingin nasi bakar kah?”

Tenang ya teman-teman mommy sudah siapkan resepnya untuk kalian. Simak disini ya http://www.themedium.net/2020/06/resep-nasi-bakar.html


Alhamdulilah lolos juga dari breakfast. LEGA dengan nilai “OKEE komposisinya,sudah terang juga.”


Hmmhh

Mulai mommy mengerti dihari pertama ya teman-teman

Kalau jaman kekinian bilangnya “motret dulu baru makan”.

Kalau kami “Motret dulu makannya nanti kalau sudah lolos”.

Hahahahahah


Selamat beraktivitas kembali teman-teman. Sampai jumpa di part berikutnya 😘

No comments for "Behind The Scene Food Photography dengan Handphone (Tema ke-1)"