Lidah Kucing Pelangi

Bikin lagi request si sulung. Kali ini aku pilih resep lidah kucing dengan metode pengocokan putih telur terpisah. Karena dulu pernah buat suka sih hasilnya. Hanya memang resepnya entah kemana.


Dari beberapa resep ketemulah resep ini . Reviewnya memang lidah kucing dengan metode ini lebih renyah, lezat dan enak dari yang metode langsung campur. 


Alhamdulilah cocok sama rasa dan teksturnya. Anak-anakpun suka sekali. Mereka seru menyemprot adonan di loyang lidah kucing yang penuh warna.hehehe. Tiap dilepas dari loyang, langsung habis dimakan mereka. Hahahhaa.


Cuma memang malam ini tidak dihabiskan. “Buat ibu foto dulu ya”🤣


-Lidah Kucing Pelangi-


Bahan :


100 ml putih telur (aku sekitar dari 3 butir telur)

100 gram margarin (aku pakai palmia royal)

85 gram butter (aku pakai anchor)

100 gram gula halus (aku 50 gram gula halus+50 gram gula pasir yang diblender hingga halus)

140 gram tepung terigu protein rendah

10 gram maizena

1 sdm susu bubuk

1/2 sdt garam(optional)

1 sdt vanila susu L’arome (optional)

Pewarna makanan sesuai selera


Cara membuat :
1 Kocok putih telur hingga kaku stif, sisihkan. (Tandanya kalau kaku itu saat mangkok dibalik/dimiringkan putih telur yang dikocok tidak tumpah)
2. Kocok campuran margarin, butter, gula halus, garam dan vanila susu. Kocok hingga putih pucat dan mengembang(aku sekitan 13-15 menit)
3. Masukkan terigu yang sudah di ayak secara bertahap. Aduk rata.
4. Tambahkan putih telur sedikit semi sedikit,
5. Aduk menggunakan spatula hingga semua adonan tercampur rara
6. Bagi adonan menjadi 4 bagian. Beri masing adonan pewarna (aku beri sekitar 3 tetes pewarna)
7. Cetak diatas loyang lidah kucing. Jika tidak ada loyang lidah kucing, bisa diloyang biasa dan mencetakknya dengan spuit.
8. Panggang di  oven gas dengan suhu 140-150 derajat. Kurang lebih 20-25 menit. Atau 160-165 di oven listrik. (Sesuaikan dengan kondisi oven masing-masing).
9. Setelah matang dinginkan di cooling rack. Sajikan atau simpan dalam toples.

No comments for "Lidah Kucing Pelangi"